Tampilkan postingan dengan label program. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label program. Tampilkan semua postingan

Minggu, 28 Maret 2010

Struktur Kontrol "Pengulangan"

Dalam pemrograman, selain pengurutan dan struktur kontol “Pemilihan”, seringkali kita diharuskan untuk melakukan pengulangan dari beberapa perintah dalam menghasilkan sesuatu. Oleh karena itu diperlukan struktur kontrol “Pengulangan” yang akan dipelajari saat ini.

Struktur kontrol “Pengulangan” ada tiga cara dalam penempatannya :
  • Di awal dari pengulangan
  • Di akhir dari pengulangan
  • Pengulangan terhitung

Pengulangan di awal dipakai saat dalam situasi bahwa satu kondisi tertentu harus dicek di awal pengulangan baru semua perintah yang ada di dalamnya di kerjakan selama kondisi tersebut terpenuhi. Pengulangan ini termasuk pada pengulangan yang tidak pasti berapa kali dikerjakan tergantung dari parameter kondisi yang digunakan.

Format penulisannya adalah :
LAKUKAN SELAMA [kondisi] = BENAR
     Perintah_1
     Perintah_2
     …
AKHIR LAKUKAN

Pengulangan di akhir dipakai saat dalam situasi bahwa beberapa blok perintah minimal dikerjakan 1 kali lalu baru dilakukan pengecekan selama kondisi masih terpenuhi, blok perintah tersebut akan terus diulang. Jadi walaupun kondisi-nya di awal sudah SALAH, tetap blok perintah harus dikerjakan 1 kali.

Format penulisannya adalah :

LAKUKAN
     Perintah_1
     Perintah_2
     …
SELAMA [kondisi] = BENAR

Pengulangan jenis terakhir adalah pengulangan yang kita sudah mengetahui akan dilakukan berapa kali.

Fomat penulisannya :
LAKUKAN indeks_ulang = nilai_awal sampai nilai_akhir
     Perintah_1
     Perintah_2
     …
AKHIR LAKUKAN

Rabu, 17 Maret 2010

Jenis Struktur Kontrol "Pemilihan"

Pemilihan Sederhana

Pemilihan ini terjadi untuk memilih hanya 2 alternatif, apakah hasilnya BENAR atau SALAH. Strukturnya adalah :

JIKA [kondisi] MAKA
     [perintah jika kondisi BENAR]
SELAIN ITU
     [perintah jika kondisi SALAH]
AKHIR JIKA

Pemilihan Sederhana tanpa perintah untuk kondisi SALAH

Pemilihan ini hanya menjalankan perintah jika kondisi BENAR saja. Stukturnya adalah :

JIKA [kondisi] MAKA
     [perintah jika kondisi BENAR]
AKHIR JIKA

Pemilihan Terkombinasi

Pemilihan ini mempunya kondisi lebih dari satu yang dihubungkan dengan operator logika DAN atau ATAU (AND atau OR), juga terkadang oleh logika TIDAK (NOT)

Struktur untuk operator logika DAN :

JIKA [kondisi1] DAN [kondisi2] MAKA
     [perintah jika kondisi1 dan kondisi2 BENAR]
AKHIR JIKA

Struktur untuk operator logika ATAU :

JIKA [kondisi1] ATAU [kondisi2] MAKA
     [perintah jika kondisi1 atau kondisi2 BENAR]
AKHIR JIKA

Struktur untuk operator logika ATAU :

JIKA TIDAK([kondisi1]) MAKA
     [perintah jika kondisi1 salah]
AKHIR JIKA

Kumpulan Pemilihan

Kumpulan Linear

Pemilihan ini mempunyai beberapa nilai yang harus divalidasi dan masing-masing mempunyai perintah yang berbeda-beda untuk dijalankan.

Strukturnya adalah sebagai berikut :

JIKA [kondisi1] MAKA
     [perintah jika kondisi BENAR]
SELAIN ITU
     JIKA [kondisi2] MAKA
          [perintah jika kondisi 1 dan kondisi2 benar]
     SELAIN ITU
          JIKA [kondisi3] MAKA
               [perintah jika kondisi1, kondisi2, dan kondisi3 benar]
          SELAIN ITU
               [perintah jika semua kondisi salah]
          AKHIR JIKA
     AKHIR JIKA
AKHIR JIKA

Kumpulan tidak Linear


Kumpulan ini terjadi ketika beberapa kondisi berbeda harus dipenuhi sebelum perintah-perintah dijalankan.

Strukturnya adalah sebagai berikut :

JIKA [kondisi1] MAKA
     JIKA [kondisi2] MAKA
          [perintah jika kondisi1 dan kondisi2 benar]
     AKHIR JIKA
AKHIR JIKA


Selamat belajar

Rabu, 10 Maret 2010

Pengantar - Struktur Kontrol "Pemilihan"


Pada dasarnya algoritma dari pemrograman hanya menggunakan 3 struktur kontrol dan menurut saya hanya ini lagh yang akan menjadi dasar logika dan operasional dalam pembuatan aplikasi serumit apapun.

Mau apapun bahasa pemrogramannya, yang pertama kali menurut saya harus dipelajari dari bahasa tersebut adalah stuktur kontrol "Selection" atau "Pemilihan" dan "Repeatation" atau "Pengulangan". Setelah kita mengetahui penggunaan struktur tersebut, selanjutnya yang harus dipelajari adalah bagaimana akses data. Sesudah itu selesailah kalian mempelajari Bahasa Pemrograman tersebut untuk dasar selanjutnya.

Yang akan dibahas saat ini oleh saya adalah struktur kontrol "Pemilihan".

Dalam membuat suatu aplikasi dan ketika kita dihadapkan pada Business Rules (Aturan Bisnis) pasti kita akan menghadapi suatu pilihan. Contoh paling gampang adalah ketika dalam memasukkan informasi mengenai Pelanggan suatu Perusahaan, sudah dipastikan kalau dibutuhkan Nama dari Pelanggan, ketika proses validasi maka akan ada suatu kondisi yang harus di cek dan akan ada pilihan di sana. Apakah Nama Pelanggan sudah ada atau tidak, jika belum ada maka harus diminta memasukan Nama Pelanggan, jika sudah ada, proses dilanjutkan.

MASUKKAN Nama_Pelanggan
JIKA Nama_Pelanggan MAKA
     MASUKKAN Alamat_Pelanggan
     MASUKKAN No_Telepon_Pelanggan
JIKA HABIS

Pemilihan tidak hanya satu jalur, untuk beberapa kasus yang kompleks, maka diperlukan beberapa kali pemilihan.

Pada post selanjutnya kita akan mempelajari beberapa contoh dari Struktur Kontrol "Pemilihan"

Kamis, 04 Maret 2010

Pseudocode - Pengertian dan Pengantar

Pseudocode adalah salah satu cara untuk menterjemahkan sebuah Algoritma pemrograman dengan bahasa tingkat tinggi (bahasa yang dimengerti manusia); dideskripsikan sangat mudah untuk bisa dimengerti.

Secara standart, pseudocode dituliskan menggunakan bahasa Simple English. Tidak ada tata cara menulis (syntax) yang baku untuk menuliskan Pseudocode karena tidak diperuntukan dijalankan pada bahasa pemrograman tertentu.

Dengan Pseudocode, kita mampu menterjemahkan operasi dasar dari pemrograman. Operasi dasar tersebut adalah :
  • Program pasti dapat menerima masukan (input) dan mengeluarkan hasil (output).
  • Program mampu melakukan perhitungan aritmatika
  • Program mampu memberikan nilai pada sebuah nama dari sebuah lokasi memory (variable)
  • Program melakukan kontrol pemilihan dan pengulangan
Secara ringkasnya dasar operasi dari seluruh program dan aplikasi yang dibuat akan meliputi 3 komponen :
  • Variabel : tempat untuk menyimpan data
  • Struktur Kontrol : 'Sequence', 'Selection', dan 'Repeatation'
  • Modular : 'Procedure', 'Function', dan 'Recursive'